Seperti biasa aku di STM bingung mo ngapain….
tapi hari ini aku ada kegiatan, yaitu menginstall webserver. webserver itu adalah perangkat lunak server yang berfungsi menerima permintaan HTTP atau HTTPS dari klien yang dikenal dengan web browser dan mengirimkan kembali hasilnya dalam bentuk halaman-halaman web yang umumnya berbentuk dokumen HTML. walaupun aku dah pernah tau gimana cara nginstall webserver tapi itupun masih awam banget..aku nggak sendirian, aku diintruksi oleh mas maman coz dia dah ahlinya nanganin kayak gini, dan aku bisa lebih paham dech tentang webserver. pertama kali sebelum menginstall webserver, menginstall linux suse 9.3 minimum system terlebih dahulu. Langkah-langkahnya adalah :
-
Nyalakan komputer Anda, kemudian masukkan master SuSE Linux 9.3 CD 1 ke dalam drive CD- ROM
-
Boot komputer Anda dari CD-ROM Drive, biarkan komputer bekerja dan sesaat kemudian komputer akan menampilkan jendela awal SuSE Linux . Catatan:F1 digunakan apabila Anda memerlukan bantuan yang berhubungan dengan prosesinstalasiF2 digunakan untuk mengatur resolusi monitor yang digunakanF3 digunakan untuk mengubah drive yang akan digunakanF4 digunakan untuk memilih bahasa yang digunakanF5 digunakan untuk mengupdate atau menambah driverEsc digunakan untuk membatalkan pilihan yang diambil
-
Turunkan pointer ke pilihan Installation
-
Tekan tombol Enter untuk melanjutkan, biarkan program bekerja sehingga akan tampil jendela YaST yang menampilkan keterangan mengenai instalasi yang akan dilakukan
-
Pada pilihan agreement pilih I Agree
-
Pada pilihan Select your language, Anda pilih English (US)
-
Setelah bahasa dipilih tekan [Accept]
-
Kemudian pada installation setting, ada beberapa menu seperti : System, Mode, Keyboard layout, Mouse, Partitioning, Sofware, Booting, Time Zone, Language, Defaul Runlevel. ] pilih Sofware sehingga tampil menu Software Selection.òPada tab [Change..]. Ada beberapa option dimana : Minimum System installasi mode text, Minimum Graphical System (without GNOME/KDE) instalasi grafik tanpa desktop, Standar System with GNOME installasi dengan GNOME desktop, Standar System with KDE intallasi dengan KDE desktopDalam kesempatan ini kita pilih yang Minimum System yaitu basis text.Accept.. (kembali ke menu installation setting), [Accept]
-
Kemudian booting untuk menentukan default dari grup loader memuati kernel. Apabila Windows telah terinstall dan kebanyakan orang sering menggunakan windows maka windows harus di set default. Caranya:Klik menu booting, double klik pilihan sections kemudian arahkan kursor pada windows klik set as default
-
Pilih time zone untuk menentukan waktu dari system bios / linuxCaranya :Pilih Asia pada menu kolom sebelah kiri, pilih Jakarta pada menu kolom sebelah kanan, pilih local time klik finish/accept/okKlik accept untuk mengakhiri instalation settings
-
Setelah muncul menu Confirm installation kita pilih [Install]. Akan tampil proses Installasi (tunggu dengan sabar… karena kecepatan installasitergantung dengan spec computer yang digunakan)
-
Setelah computer restart, biarkan booting dari harddrive, kemudian gantilah CD 1 dengan CD yang diminta..(CD 5).
-
Setelah muncul menu system administrator, isilah password dengan password yang uniksebagai password admin (root)
-
Jika pengisian password selesai dan kita lanjutkan [Next], akan muncul konfirmasi. password, pilih yes..
-
Network Configuration kita biarkan sesuai default, [Next] …
-
Test Internet Connection kita Skip test atau ditiadakan, [Next]..
-
User Authentication Method sesuai default, [Next] …
-
Add a New Local User kita isi user nama kita masing-masing, [Next] ..
-
Release Notes, [Next] …
-
Hardware Configuration, [Next]..
-
Installation Completed, [Finish] …
setelah instalasi suse installah paket-paket yang dibutuhkan untuk mendukung pembuatan webserver misalnya samba,mc,bind,wget dengan cara
-
Pada Shell Linux ketik yast
-
Pada kolom menu sebelah kiri pilih software, pada kolom menu sebelah kanan pilih Install and Remove Software.
-
Tekan Alt+S untuk melakukan pencarian paket instalasi samba, mc, bind, wget
-
Centang dengan tombol spasi paket-paket tersebut
-
Tekan Alt+A untuk menyetujui paket samba yang akan diinstall.
-
Tekan Alt+O untuk OK.
-
Masukkan CD yang diminta.
-
Masuk Yast, Kolom menu sebelah kiri : Network Devices, kolom menu kanan : Network Card, Enter.
-
Tekan Alt+H, untuk mengganti konfigurasi card LAN yang secara otomatis terkonfigurasi dengan DHCP. Kita akan mengubahnya ke IP Static.
-
Tekan Alt+E, untuk mengedit IP Card LAN. Tekan Alt+T lalu Alt+I, Isikan IP Address untuk Card LAN misal 172.19.90.254, Tekan Alt+N (Next), lalu Alt+F (Finish).
-
Pastikan Firewall di service linux mati, cek di Security and Users – Firewall, Enter. Pada pilihan Start-Up, Pastikan Firewall dijalankan secara manual (Alt+M), Stop firewall sekarang jika masih berjalan (Alt+T).
-
Tekan Next (Alt+N), lalu Accept (Alt+A).
-
kemudian memberi alamat IP pada Card LAN yaitu :
terakhir instalasi webserver :
-
Masuk Yast – Software – Install and Remove Software – enter
-
Untuk menginstalasi web server tiga software berikut ini harus terinstall dengan baik, yaitu : Apache2, PHP, MySQL.
-
Alt+S (untuk mencari kata), ketikkan apache, enter. Ketika pencarian mendapatkan hasil kata yang dicari, centang software apache2 saja dengan tombol spasi
-
Alt+S lagi, ketikkan php. Begitu ketemu centang software php4 saja.
-
Alt+S lagi, ketikkan mysql. Begitu ketemu centang software mysql saja.
-
Alt+A (untuk accept, menyetujui paket-paket yang akan diinstall), Alt+O (OK, Untuk memulai instalasi).
-
Masukkan Media CD berapa yang diminta.
-
Instalasi selesai pilih finish (Alt+F)
-
Aktifkan servicenya lewat Yast – System – System Services (Run Level), enter
-
Alt+E (Expert Mode), arahkan kursor pada apache2 tekan Alt+3 lalu Alt+5, Alt+T, enter, enter
-
Arahkan kursor pada mysql tekan Alt+3 lalu Alt+5, Alt+T, enter, enter
-
Alt+F untuk Finish
Kemudian konfigurasi Php
1. Pada shell linux ketik:
mc /etcfile konfigurasi php (php.ini) terletak di direktori /etc. Cari filenya.sebelum melakukan pengeditan terhadap file konfigurasi php yaitu php.ini baiknya file php.ini kita back-up dulu menjadi php.ini.old. Kemudian yang akan kita edit adalah yang php.ini. Cara memback-up file php.ini sama seperti memback-up file smb.conf.
2. edit file php.ini (F4)
3. tekan F7, cari kata :
register_globals = Off bila ketemu ubah Off menjadi Onfungsi dari meng-On-kan register_globals adalah:· Mengaktifkan links, jika register_globals = Off, maka link-link yang ada pada halaman web itu tidak dapat diakses. Apabila link di-klik maka akan kembali ke halaman utamanya seperti sebelum link di-klik. Akan tampak seperti halaman yang di-refresh atau di-reload saja.· Halaman web yang membutuhkan pemrosesan login form sangat memerlukan register_globals dari php.ini On.
Tekan F7 lagi, cari kata :upload_max_filesize = 2M Menentukan seberapa besar database yang mampu diterima server dalam sekali upload.Nilai 2M disesuaikan dengan kebutuhan pembuatan database. Bila ingin membuat database yang filenya mencapai lebih dari 2M dalam sekali upload maka nilainya perlu ditambah.
Tekan F7 lagi, cari kata :session.gc_maxlifetime = 1440 nilai ini menentukan berapa lama server akan memutus koneksi setelah user login dan tidak melakukan aktifitas apapun. Setelah user login, selama 1440 detik user tersebut tak melakukan aktivitas pada web browsernya atau tidak memanfaatkan fasilitasnya setelah login, maka secara otomatis server memutus koneksi user dengan cara me-logout-kan user. Sehingga bila user me-reload atau me-refresh halaman web yang tadi dalam keadaan login, maka pada web browsernya akan muncul sebuah peringatan untuk login kembali.
4. Simpan filenya (F2), Keluar dari editing dan MC (F10).
5. Karena kita telah melakukan perubahan pada php.ini maka service webnya perlu direstart dengan perintah: /etc/init.d/apache2 restart.
konfigurasi PHPMyAdmin :
-
masuk ke MC arahkan lokasi kolom sebelah kanan ke directori /srv/www/htdocs, pastikan telah masuk ke directori htdocs
- di kolom sebelah kiri arahkan ke /media/nama_flashdisk_atau_media_lain, misal file phpmyadmin ada di flashdisk, maka arahkan pada /media/flashdisk, pastikan telah masuk pada directori flashdisk itu.
-
copikan file phpmyadmin beserta seluruh foldernya dengan F5, enter
-
bila proses meng-copy telah selesai, dengan MC masuk ke /srv/www/htdocs/phpmyadmin, pastikan telah masuk ke directori phpmyadmin. Copy file config.sample.inc.php menjadi config.inc.php. Di copy ke /srv/www/htdocs/phpmyadmin.
- Edit file config.inc.php (F4)
-
cari kata $cfg[‘blowfish_secret’] = ‘ ‘; di antara dua tanda petik tunggal yang kosong tersebut isikan misalnya : 12345
-
turun lagi cari kata : $cfg[’Servers’][$i][’controluser’] = ’pmauser’;$cfg[’Servers’][$i][’controlpass’] = ’pmapass’;pmauser diganti dengan user lain misalnya rootpmapass diganti dengan password lain misalnya admin
- simpan, keluar dari MC
- masuk ke : cd /usr/sbinenter
-
tulis : mysqladmin –u root password adminketerangan:root = sesuai dengan pengisian pmauser tadiadmin = sesuai dengan pengisian pmapass tadi
-
Sekarang coba akses phpmyadmin lewat web browser klien http://alamat_IP_Linux/phpmyadminLogin dengan menggunakan root, password admin
- Nah, bila berhasil maka semua konfigurasinya benar.
maka selesailah sudah installasi terhadap webserver…..
Tidak ada komentar:
Posting Komentar