Rabu, 13 Oktober 2021

Weaning With Love



Pernahkah mendengar istilah Weaning With Love atau yang biasa disebut dengan Menyapih dengan cinta? Istilah kekinian bagi para2 ibu dan grup2 edukasi seputar anak. Metode menyapih ini bertujuan untuk melepas masa menyusui anak secara perlahan lahan tanpa ada paksaan.

Menyusui anak ketiga ini lebih lama yaitu hampir 3 tahun. Karena dari usia sudah memasuki 2 tahun belum ada niatan untuk menyapih, biar anak lepas dengan sendirinya. kata orang tua biar lama menyusunya biar ga hamil lagi...katanya sudah cukup 3 anak.

Sebelum datang hari sebelum tersapih, ini anak bener2 ngatol atau ga mau lepas nyul2 saat tidur. sampai pegel nich badan miring trus, baru aja lepas udah ngrengek lagi dan lagi...dan Alhamdulillah tiba dimana hari anak udah ga mau menyapih lagi, hari pertama sampai hari ketiga masih terbangun nangis mungkin keinget kalau mau mimik cucu...tp hari keempat dan sampai hari ini sudah ga inget mau mimik cucu lagi...malah ditawarinpun udah ga mau....katanya lisa udah besar...anak pinter....

Minggu, 10 Oktober 2021

Weekandnya KITA....







hari libur yang ga bareng...liburannya cukup di Gemek dan di rumah saja.......Jalan jalan ke Stadion, main di playground beli jajanan dan pulang...yang penting mereka Happy...😁

Rabu, 01 September 2021

Menahan Keinginan, Segerakan Kebutuhan

Namanya manusia pasti punya hasrat, keinginan maupun cita-cita. Wajar apabila kita menginginkan sesuatu yang lebih baik dari yang sudah kita miliki. Atau menginginkan sesuatu yang belum dimiliki agar menjadi milik kita suatu hari nanti.

Hasrat boleh saja disegerakan, keinginan sah-sah saja untuk diwujudkan. Semuanya hak manusia yang tidak bisa dibendung. Namun terkadang mewujudkan sesuatu yang diinginkan terbentur oleh banyak sebab. Antara lain karena kondisi finansial, kondisi kesehatan fisik maupun mental, atau karena belum ada kesempatan.

Banyak hal mampu menghalangi manusia untuk mewujudkan keinginan, salah satunya kesempatan. Di saat ada uang, namun masih dipakai untuk keperluan berobat. Di saat ada uang dan sehat namun kesempatan tidak kunjung datang karena keperluan keluarga atau kesibukan bekerja.

Apakah semua keinginan manusia harus terwujud? Apakah semua keinginan manusia lebih penting dari kebutuhan primer? 
Hendaknya kita sebagai manusia yang diberikan akal seyogyanya mampu memilih dan memilah keinginan yang bersifat urgent. Dahulu kebutuhan yang mendesak daripada keinginan. 

Alih-alih membeli smartphone baru, kita masih bisa memanfaatkan smartphone lama kita untuk sekedar menyapa saudara melalui chatting.
Batere smartphone mulai ngedrop? Gampang kok, masih bisa diakali dengan menaruh semalaman dalam freezer untuk meningkatkan efisiensi batere kembali.

Jangan keburu membeli barang baru hanya untuk keinginan. Disaat ada kesulitan, Tuhan sudah menyediakan banyak jalan keluar. 

Jaman sudah canggih, ada kesulitan mudah untuk dicari solusinya melalui browsing.
Prioritaskan kebutuhan yang paling penting, misalnya kebutuhan papan, pangan dan sandang. Apabila pekerjaan atau bisnis anda tergantung dengan smartphone, maka prioritaskan kebutuhan nya seperti pulsa/kuota.
Jika bisnismu tergantung dengan kendaraan, maka alokasikan juga dana untuk perawatan nya.

Bilamana barang yang kita miliki sudah benar-benar tidak berfungsi sebagaimana mestinya. Maka sifatnya sudah urgen, apalagi barang tersebut merupakan senjata dalam mencari rezeki. Sudah tentu harus diprioritaskan penggantinya.

Pintar pintarlah mengatur prioritas, apalagi di masa Pandemi seperti sekarang. Utamakan kebutuhan, tahan keinginan. Penuhi yang pokok, tunda pelengkapnya.

Semoga kita semua mampu menjadi pribadi yang lebih bijaksana di kemudian hari. Aamiin.

Selasa, 31 Agustus 2021

Bertahan dalam kenyamanan

Banyak orang berkata "tinggalkan zona nyaman", ada pula yg bilang "zona nyaman akan membunuhmu" dan semacamnya.

Apa sih maksud mereka mengatakan itu? Mengapa mereka mengatakan itu?
Apakah mereka hanya sekumpulan orang sakit hati yang iri atas kenyamanan orang. Senang melihat orang susah, dan susah melihat orang senang.

Duh, kadang menjengkelkan jika melayani orang seperti ini.
Didiamkan makin menjadi, dilawan gak ada habisnya. Piuh...

Zona nyaman menurut pandangan saya merupakan kondisi ideal dimana kita bisa hidup dengan balance, bekerja teratur, berkeluarga dengan bahagia, beribadah dengan tenang, dan beraktivitas sosial di masyarakat dengan damai.

Mengapa hal baik ini harus ditinggalkan? Justru zona nyaman merupakan idaman semua orang. Dengan zona nyaman orang bisa berkembang, orang bisa berekspresi dan bereksplorasi. Lebih leluasa mendayagunakan kemapanannya untuk membantu sesama. Lebih efektif dalam bertindak. Lebih matang dalam berfikir. Lebih dapat mengontrol emosi.

Coba bayangkan, apabila zona nyaman ditinggalkan, otomatis ia harus memulainya dari nol kembali. Ia tidak bisa leluasa lagi mengembangkan hobi, cita-cita, harapan yang telah tersusun sebelumnya. Target hidup semua bubar, tujuan hidup rumah tangga dan masyarakat tidak jelas lagi. Tidak fokus menjalani hidupnya sendiri. Boro-boro membantu orang lain, menghidupi dirinya saja susah.

Puncaknya ibadah tidak tenang, mudah emosi dan tersulut amarah. Memancing permusuhan dan perpecahan sesama.

Huft.. memang beberapa orang bisa hijrah dari zona nyaman yang satu ke zona nyaman yang lainnya. Namun hal itu menurut saya tidak untuk semua orang. Hanya orang-orang yang bermental dan tekad yang sangat kuat yang mampu melakukan transformasi tersebut. Biasanya mereka itu adalah orang yang bermotivasi sangat tinggi dan optimis bisa meraih zona nyaman lain.

So. Jangan sembarang berkata kepada semua orang untuk meninggalkan zona nyaman. Mulutmu harimaumu. Bisa saja ada orang yang bermental lemah terprovokasi dan malah hancur dengan perkataanmu.

Please, bicaralah yang baik-baik, jika itu tidak bisa kamu lakukan, maka diamlah.

Kamis, 01 Juli 2021

Tips Memilih Aplikasi Ujian Online Mandiri

Kebutuhan akan ujian online akhirnya menjadi sebuah kebutuhan urgent bagi sekolah maupun lembaga pendidikan. 
Bagaimana tidak, proses evaluasi yang terjadi di sekolah terpaksa beralih ke model penilaian secara daring atau online.

Dampak Covid 19 yang sangat nyata terjadi di berbagai belahan dunia, turut memaksa Guru maupun lembaga pendidikan beradaptasi dengan mode ujian daring.

Google beserta platform yang diusungnya telah lama ada sebagai solusi dalam menjawab kebutuhan akan evaluasi peserta didik secara daring.
Google memiliki Classroom yang sangat simpel untuk menyelenggarakan pembelajaran jarak jauh.
Demikian juga dengan platform Google Form yang dimilikinya. Sudah sangat banyak lembaga pendidikan yang memanfaatkannya untuk menyelenggarakan evaluasi berbasis komputer.

Namun sayangnya platform Google masih memiliki banyak kekurangan sebagai contoh tidak memiliki timer pada ujian online. Meskipun hal ini bisa diatasi dengan extension namun sayangnya banyak extension yang dibatasi oleh jangka waktu pemakaian maupun jumlah tes.

Oleh karena itu disini saya ulas beberapa alternatif Google Form yang bisa kita pakai untuk ujian online secara mandiri:

1. Moodle
Moodle memiliki fitur yang kaya dan beragam. Plugin yang disediakan sangat banyak dan komunitas yang memakainya pun sangat luas. Hanya saja Moodle membutuhkan resource server yang besar untuk menjalankan ujian online secara mandiri dengan jumlah user yang banyak secara bersamaan.

2. Savsoft Quiz
Aplikasi ujian online besutan dari India ini cukup unik. Fitur yang dianggap memudahkan adalah adanya import soal dengan format Microsoft Word. Aplikasi ini ringan dipakai pada hosting sehingga mampu lebih banyak user yang diangkut secara bersamaan. Namun sayang komunitas nya tidak sebesar Moodle.

3. TCExam
TCExam merupakan aplikasi ujian online yang bisa dibilang senior karena telah dikembangkan sejak lama yaitu sekitar tahun 2004. Dikembangkan oleh Nicola Asuna, seorang  programmer asal Italia. TCExam memiliki banyak fitur seperti import user dan bank soal. TCExam juga ringan dipakai di hosting dan mendukung beberapa tipe soal. Sayangnya versi original TCExam kurang nyaman dipakai karena masih menggunakan tampilan web yang belum responsive.

4. TMF
TMF (TCExam Mobile Friendly) merupakan turunan TCExam yang dikembangkan oleh orang Indonesia bernama Maman Sulaeman. TMF memiliki tampilan yang lebih user friendly, dan menyediakan import soal dengan template MS Word. TMF dapat bekerja lebih gesit dari TCExam original karena terdapat fitur generate data test, sehingga user yang diangkut secara bersamaan akan semakin banyak.
Tidak seperti TCExam original, TMF menyediakan format export data ujian dalam bentuk XLS, sehingga lebih memudahkan pengguna yang menggunakan MS Excel. 
Yang lebih hebatnya, TMF menyediakan Mode Offline dimana proses ujian dapat berlangsung tanpa server atau sinyal.

Itulah beberapa alternatif aplikasi ujian online mandiri yang dapat dipasang pada hosting sekolah atau lembaga.

Masing-masing memiliki kelebihan dan kekurangan. Ada yang kaya fitur namun berat dipakai, ada juga yang ringan namun tidak user friendly.

Beberapa pertimbangan yang bisa digunakan untuk memilih aplikasi ujian online antara lain:
1. Kemudahan pengelolaan bank soal dan jadwal ujian.
2. Proses input soal harus lebih mudah
3. Memiliki beberapa ragam jenis soal tidak hanya pilihan ganda saja.
4. Ringan dipakai pada hosting, sehingga lembaga yang tidak mampu memiliki server sendiri bisa terbantu.
5. Ramah kuota di sisi peserta ujian.

Dari kelima pertimbangan tersebut yang manakah yang dapat diandalkan?

Saya secara pribadi menjatuhkan pilihan kepada TMF karena kelima kriteria bisa terpenuhi. Apalagi dengan adanya fitur Mode Darurat, maka akan sangat membantu lembaga yang bahkan tidak memiliki server dan peserta yang tidak memiliki kuota utama. Serta cocok dipakai di area blankspot yang tidak ada sinyal.

Sekian artikel ini silakan berkomentar, kira-kira aplikasi ujian online apa yang bisa kita tambahkan sebagai referensi pembaca lainnya.

Rabu, 06 Januari 2021

3 Bersaudara



3 Bersaudara yang tumbuh begitu cepat dari tahun ke tahun

Fatima Salma Rumaysa (Salma) yang udah menginjak usia 8 tahun yang udah tumbuh menjadi anak yang beranjak remaja yang sudah bisa protes segala sesuatunya, sudah minta ini minta itu, sudah ga mau dipeluk dan diciumi lagi. Semoga tumbuh jadi anak yang sholehah...Amiin

Ahmad Faris Husein (Faris) yang udah mau menginjak usia 4 tahun yang tumbuh menjadi anak yang sangat2 aktif, lari sana lari sini, naik2 apa aja yang bisa dinaikin termasuk naikin ayah ibunya, suka lompat2, kalau minta sesuatu suka jerit2, ga dipenuhi maunya suka nangis2. masih fine2 aja kalau dipeluk2 dan dicium2. Semoga jadi anak yang Sholeh...Amiin

Aisyah Alisha Rahma (Lisha) yang udah mau menginjak usia 2 tahun, ga terasa banget pdhl kayak baru kmrn msh bayi. Alhamdulillah udha lancar jalan, udah tambah ngomongnya, udah bisa marah2 kalau kemauannya ga keturutan, kata2nya sangat menirukan kakak keduanya. Kalau ini mah msh sering dicium2 ayah, ibu, uti, simbah, om, tante...Semoga jadi anak yang sholehah...Amiin

Ketika Emosi tak bisa ditahan

Ketika Emosi tidak bisa ditahan. Aku tahu sejatinya seorang ibu pasti lelah, baik itu lelah fisik maupun lelah hati. Oleh karena itu kita yang paham diri kita sendiri, kadang tidak ada yang tau maksud dan keinginan kita. Kadang hari ini bahagia, kadang hari esok tidak, dan seterusnya. Kadang apa yang kita inginkan atau kita harapkan tidak sesuai dengan kenyataan. 

Saat emosi negatif itu datang seolah ingin kulampiaskan kepada siapa saja yang ada didekatku, baik itu anak ataupun suami. Tapi aku sadar, bahwa emosi bukanlah solusi. Amarah hanya akan menimbulkan lebih banyak perkara. 

Padamkan bara amarah, lebih baik diamkan diri sejenak, lemaskan otot-otot alismu, tarik nafas dalam-dalam dan hembuskan  perlahan. 
Tutup matamu sejenak. Tersenyumlah meskipun itu berat. Buka matamu, Semua pasti akan berjalan normal kembali. 

Hanya masalah waktu, semua akan baik-baik saja.

Sabtu, 02 Januari 2021

Selamat Tahun Baru 2021


Selamat Tahun baru 2021
Tahun baru kali ini dirumah aja berkumpul bersama keluarga. Karena sekarang ini masih masa pandemi covid19. yang masih rawan kalau bepergian ke tempat wisata dan keluar kota.

Berkumpul bersama keluarga, dengan kegiatan bakar2 ikan, cumi, udang, tempe. Rahat banget pokoknya....